Kamis, 12 Februari 2015

BAGAIMANA CARA MEMILIH MESIN CUCI?

Bagi sebagian orang pekerjaan mencuci pakaian mulai dari merendam, mengucek, membilas, memeras hingga mengeringkan adalah pekerjaan yang cukup menguras tenaga dan waktu, apalagi jika terdapat noda pada pakaian yang sulit dihilangkan. Itu cerita masa lalu, pada saat ini pekerjaan mencuci bisa dilakukan dengan lebih santai dan menyenangkan dengan adanya mesin cuci. Bagi mereka yang saat ini mempertimbangkan untuk memakai mesin cuci maka sebelum memilih produk yang diinginkan, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui jenis mesin cuci yang ada dipasaran saat ini sehinga dapat menyesesuaikan dengan kebutuhan dan ketersedaan dana yang ada.
Pada saat ini dipasaran terdapat tiga jenis mesin cuci, yaitu twin tube atau dua tabung, top loading dan front loading. Proses kerja dari masing-masing mesin cuci tersebut beserta kelebihan dan kekurangannya adalah sebagai berikut :

I. Mesin cuci twin tube
Sesuai dengan namanya, pada mesin cuci ini terdapat dua tabung yang berjajar dengan posisi vertikal (tegak), kedua tabung tersebut masing-masing adalah :
Tabung pertama adalah tabung cuci/bilas berfungsi untuk melaksanakan proses pencucian dan pembilasan. Didalam tabung cuci/bilas ini pada bagian bawah terdapat peralatan yang disebut pulsator, yang digerakkan oleh motor listrik. Proses pencucian atau pembilasan terjadi karena pada waktu tabung cuci/bilas berisi cucian, air dan deterjen, kemudian pulsator diputar oleh motor listrik maka akan mengakibatkan terjadinya pusaran air yang mampu membawa seluruh cucian perputar bersama air didalam tabung cuci/bilas tersebut. Keadaan ini menghasilkan daya cuci karena seolah-olah cucian seperti sedang dikucak-kucak, apalagi apabila putaran pulsator diatur pada posisi dua arah/bolak balik maka daya cucinya semakin kuat karena setiap berganti arah putaran seperti disentak.
Tabung kedua disebut tabung pengering (dryer) berfungsi untuk mengeringkan pakaian yang telah dicuci pada tabung cuci/bilas merupakan tabung yang berlubang-lubang yang diputar oleh motor listrik. Proses pengeringan terjadi karena pada waktu tabung pengering berisi cucian dan diputar oleh motor listrik dengan kecepatan tingggi (bisa mencapai 1.200 rpm) akan menyebabkan timbulnya gaya sentrifugal yang mampu menekan cucian pada dinding tabung pengering dan melemparkan air pada cucian tersebut keluar melalui lubang-lubang yang terdapat pada tabung pengering tersebut.
Karena kecepatan putaran dari pulsator dan dryer tidak sama, maka masing-masing digerakkan oleh motor listrik dan sistim transmisi sendiri-sendiri, sehingga pada mesin cuci jenis ini mempunyai dua buah motor listrik.
Mesin cuci ini juga dilengkapi dengan panel kontrol yang terdiri dari :
  • Wash/rinse timer, yaitu peralatan yang digunakan untuk mengatur waktu proses pencucian/pembilasan akan berlangsung.
  • Knop wash action, berfungsi untuk mengatur putaran dari pulsator, bisa bekerja dengan putaran satu arah atau putaran dua arah /bolak balik. Pada umumnya putaran satu arah digunakan untuk proses pencucian yang ringan/tidak terlalu kotor, sedangkan putaran dua arah/bolak balik digunakan untuk cucian yang berat/lebih kotor.
  • Knop drain, berfungsi untuk membuang air dari dalam tabung cuci/bilas.
  • Dryer timer, yaitu peralatan yang digunakan untuk mengatur waktu proses pengeringan akan berlangsung.
Mesin cuci selalu dilengkapi dengan saluran untuk mengalirkan air bersih yang akan digunakan pada proses pencucian dan selang yang berfungsi untuk mengalirkan air limbah yang dikeluarkan/dibuang dari mesin cuci tersebut.
Adapun proses pencucian pada mesin cuci jenis twin tube dilakukan sebagai berikut :
  1. Atur knop drain pada posisi menutup, buka kran sehingga air bersih mengalir kedalam tabung cuci/bilas. Isi air sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk, selanjutnya campurkan deterjen kedalam air bersih didalam tabung cuci/bilas atau isikan pada tempat yang telah disediakan sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk.
  2. Masukkan pakaian yang akan dicuci kedalam tabung cuci/bilas, jangan memasukkan pakaian melibihi kapasitas mesin cuci, karena bisa menyebabkan kerusakan akibat mesin cuci bekerja terlalu berat. Selain itu juga daya kerja mesin cuci menjadi kurang efektif sehingga hasil kerjanya menjadi tidak optimal.
  3. Hubungkan stop kontak mesin cuci dengan sumber aliran listrik, atur arah putaran pulsator sesuai dengan kondisi pakaian yang akan dicuci (putaran searah atau bolak balik), kemudian atur wash/rinse timer sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk.
  4. Apabila waktu pencucian telah tercapai, maka timer akan mematikan kerja pulsator sehingga proses pencucian berhenti.
  5. Atur knop drain pada posisi membuka sehingga air deterjen yang ada didalam tabung cuci/bilas akan mengalir keluar melalui selang pembuang.
  6. Pindahkan cucian dari tabung cuci/bilas ketabung pengering (dryer), tutup kembali tabung pengering, dan atur dryer timer sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk sehingga proses pengeringan awal akan berlangsung. Putaran tabung pengering pada waktu bekerja cukup tinggi, sehingga apabila dryer dibiarkan dalam keadaan tidak terlindungi dapat membayakan pemakai, oleh karena itu sebagai pengaman pabrik memasang switch yang akan mengatur agar supaya dryer tidak dapat beroperasi apabila tutup tabung dryer dalam keadaan terbuka.
  7. Sambil menunggu proses pengeringan awal, atur kembali knop drain keposisi menutup dan isi tabung cuci/bilas dengan air sampai batas yang ditentukan.
  8. Apabila waktu pengeringan awal telah tercapai, maka timer akan mematikan proses pengeringan.
  9. Buka tutup tabung pengering, pindahkan kembali cucian ketabung cuci/bilas.
  10. Atur kembali wash/rinse timer sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk sehingga proses pembilasan akan berlangsung. Selama proses pembilasan ini air bisa dibuang sama sekali dengan membuka knop drain untuk kemudian diganti dengan air baru, atau air bersih dibiarkan tetap mengalir karena pada tabung cuci/bilas terdapat lubang pelimpah sehingga kelebihan air akan keluar dari mesin cuci melalui selang pembuang.
  11. Apabila waktu pembilasan telah tercapai, maka timer akan mematikan proses pembilasan.
  12. Pindahkan lagi cucian kedalam tabung pengering, tutup kembali tabung pengering, atur dryer timer sesuai dengan kebutuhan atau sesuai dengan buku petunjuk, dan biarkan proses pengeringan akhir berlangsung.
  13. Apabila waktu pengeringan akhir telah tercapai, maka timer akan mematikan proses pengeringan.
  14. Buka kembali tutup tabung pengering dan keluarkan cucician untuk untuk dijemur agar benar-benar kering.
Kekurangan dari mesin cuci jenis twin tube adalah :
  • Masih banyak memerlukan campur tangan manusia (tidak otomatis) seperti memindakan cucian dari tabung  cuci/bilas ke tabung pengering dan sebaliknya.
  • Karena proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk. Misalnya baju kaus dengan bahan katun lengannya menjadi lebar atau sering kancing baju menjadi lepas.
Kelebihan dari mesin cuci jenis twin tube adalah :
  • Bisa melakukan perendaman dan pencucian pendahuluan pada bagian-bagian pakaian yang kotor sekali seperti leher, ketiak dan ujung lengan baju, pantat dan ujung kaki celana dsb. secara manual, baru yang lainnya serahkan pada mesin cuci.
  • Bisa menambahkan cucian pada waktu proses pencucian.
  • Alokasi waktu pencucian, pembilasan dan pengeringan mudah diatur sesuai dengan kondisi cucian.
  • Apabila ada kerusakan pada salah satu motor listriknya, mesin cuci masih bisa difungsikan. Misalnya motor listrik penggerak pulsatornya yang rusak maka dryernya masih bisa dipakai dan sebaliknya.
  • Harga mesin cuci jenis ini cukup terjangkau.

Senin, 02 Februari 2015

Tips Mencuci Pakaian Agar Selalu Terlihat Baru


Bosan terus menerus membeli baju baru karena baju yang lama cepat belel? Atau warnanya pudar dan bahannya jadi melar? Mungkin ini akibat cara mencuci dan menyimpan yang salah. Nah agar baju / pakaian kita senantiasa terlihat baru ada triknya looh..


1. Jangan terlalu sering dicuci

Jika baju bersih hanya dipakai selama 2-3 jam dan tak terkena kotoran atau keringat, tak usah langsung dicuci. Gantung dan angin-anginkan saja. Proses pencucian dan pengeringan bisa mempengaruhi kualitas bahan pakaian.

2. Jangan pakai deterjen murahan
Deterjen murah memang membuat belanja bulanan jadi lebih hemat. Tapi budget belanja pakaian akan membengkak karena warna pakaian jadi cepat memudar. Berinvestasilah pada produk deterjen yang berkualitas. Atau gunakan cara natural: sebelum mencuci baju, rendam selama 10-15 menit di dalam

bak berisi air yang sudah dicampur 2 sendok makan cuka. Ini berfungsi untuk menahan warna agar tak mudah luntur.

3. Pisahkan cucian
Ibu Anda mungkin sudah mengajari sejak dulu untuk memisahkan pakaian berwarna dengan pakaian putih. Namun akan lebih baik jika kita memisahkan cucian ke dalam 4 tipe:
- pakaian berwarna putih
- pakaian berwarna gelap (hitam, biru tua, coklat tua)
- pakaian berwarna cerah (pink, merah, kuning, dan warna-warna pelangi lainnya)
- pakaian lembut (yang harus dicuci dengan tangan seperti pakaian dalam, lingerie sutra, bikini, dan sebagainya)

4. Gunakan MSG untuk menghilangkan noda
Noda darah, minyak, minuman, dan makanan seringkali sulit dihilangkan dari pakaian. Trik untuk menghapusnya adalah dengan merendam pakaian di dalam air yang sudah dibubuhi satu sendok teh MSG alias vetsin. Setelah itu, cucilah seperti biasa.

5. Jangan bergantung pada mesin pengering
Meski memudahkan bagi kita, ada baiknya sesekali tinggalkan mesin pengering. Bahan pakaian yang dikeringkan secara alami akan lebih tahan lama dibanding yang selalu dimasukkan ke mesin pengering.


 Kalau ada noda di baju putih pasti bikin kita kesal, baju jadi tidak apik lagi. Noda pada baju putih dapat dihilangkan dengan perasan air jeruk lemon dan garam. Perlu diketahui bahwa Fruit acid  yang dicampur dengan yodium (garam)  bisa menjadi penghilang noda yang dahsyat, bahkan sering tidak meninggalkan noda sedikitpun.

Lalu bagaimana caranya? 
Pertama, peras air jeruk lemon pada tempat yang sudah anda siapkan. Setelah itu campurkan sedikit garam pada perasan lemon tersebut.
Kedua, ambil campuran tadi secukupnya dan gunakan ramuan tersebut dengan menggosokkannya pada noda yang melekat pada baju putih kita.

 Selain itu, jika anda kesulitan untuk mendapatkan jeruk lemon, anda bisa juga gunakan citrun yang biasa digunakan untuk membuat es buah.
Bentuk citrun ini seperti butiran putih mirip penyedap rasa.

Caranya:
Pertama, baju yang terkena noda anda rendam dengan air citrun tanpa dicampur dengan deterjen kurang lebih 30 menit. Anda dapat merendam lebih lama jika noda belum juga hilangSetelah itu anda dapat menggosok sedikit pada bagian yang terkena noda.

Nah, biasanya setelah melalui cara ini, noda akan hilang.
Bagi anda yang memiliki pakaian putih sudah memudar, baik baju kesayangan anda, seragam sekolah anak , kemeja suami, citrun juga dapat berfungsi untuk mencerahkan pakaian putih 

Senin, 12 Januari 2015

Tips Membuat Kulkas Hemat Listrik

Listrik kini makin menjadi dilema buat kita yang hidup di Indonesia. Sebab, PLN dan pemerintah selalu mendapatkan cara dan alasan untuk terus menaikkan Tarif Dasar Listrik, sementara pelayanan kepada pelanggan tetap seperti pada zaman jahiliyah. Dan yang pasti pemadaman secara sewenang-wenang tetap tak ada gunanya untuk diprotes. Jadi, ya kita yang harus pandai-pandai mengatur penggunaan listrik, agar anggaran belanja tak terkuras

dan kebutuhan akan listrik tetap bisa terpenuhi dengan sebagaimana mestinya. Soal pemadaman, serahkan saja kepada Tuhan.

Membengkaknya rekening listrik, selain karena TDL-nya terus melambung itu, salah satunya adalah karena pemakaian yang kurang diatur, sehingga kita seringkali menggunakan listrik pada saat beban penggunaan sedang sangat tinggi. Akibatnya putaran meter listrik melesat kencang, yang artinya penggunaan menjadi sangat boros. Selain itu, pemakaian listrik nonstop pada peralatan elektronik seperti lemari es, pendingin ruangan, televisi, mesin air, lampu kamar mandi, dan sebagainya.

Upaya penghematan pemakaian daya pada peralatan elektronik memang terus dilakukan oleh produsennya. Namun memang belum semuanya. Dan pastinya, itu pada model-model yang terbaru. Mengganti yang sudah kita miliki dengan yang baru jelas bukan jalan keluar yang tepat. Jadi, satu-satunya cara untuk menghemat listrik ya dengan mengatur pemakaiannya, dan memanfaatkan tips-tips menghemat listrik yang banyak diungkapkan di media-media. Dan tips berikut ini adalah salah satunya.
Kulkas atau lemari es adalah peralatan rumah tangga yang paling doyan dengan daya. Karena dia harus hidup terus. Tapi ada cara untuk membuatnya jadi hemat listrik. Silakan disimak tipsnya.

1. Karena harus membuang hawa panas dari proses sistem pendinginannya, yang disalurkan melalui bodynya, maka akan sangat tepat kalau lemari es ditempatkan pada lokasi yang sejuk dan jauh dari sumber panas. Sebab, kalau hawa panas tidak bisa dilepaskan dengan baik, maka otomatis kerja sistem pendingin menjadi semakin keras, yang artinya akan membuat penggunaan listrik pun jadi meningkat.
Selain itu, jauhkan pula posisi lemari es dari dinding, sekitar 10-15 cm, supaya ada cukup ruang untuk aliran udara, jangan menempeli body lemari es dengan stiker, dan juga jangan menaruh benda-benda di atasnya, karena itu bisa menghambat pelepasan hawa panas.

2. Sebaiknya jangan terlalu sering membuka-tutup lemari es. Karena lampu dalam lemari es yang menyala saat pintu dibuka, akan menyedot listrik. Selain itu, juga jangan membiarkan pintu lemari es terbuka terlalu lama, karena akan membuat udara dingin dalam lemari es terbuang keluar, yang akibatnya suhu dalam lemari es jadi meningkat, yang artinya akan menyedot listrik untuk mengembalikan suhunya ke keadaan normalnya.
Pastikan juga bahwa pintu lemari es selalu tertutup dengan baik dan rapat. Juga periksa kondisi sealatau sekat karet pintu lemari es. Kalau sudah tidak lentur, sehingga pintu tidak bisa tertutup dengan rapat, sebaiknya segera diganti dengan membawanya ke tempat servis lemari es.

3. Mengatur suhu lemari es yang sesuai dengan kebutuhan adalah sangat penting. Sebab, suhu yang terlalu dingin akan jadi pemborosan energi bila tidak benar-benar diperlukan. Maka yang paling tepat adalah menyetel suhu lemari pada level pertengahan saja.
Sekadar mengingatkan (lagi), jangan pernah menyimpan makanan yang masih hangat, apalagi masih panas, ke dalam lemari es. Karena suhu panasnya akan mengacaukan suhu di dalam lemari es, sehingga sistem pendingin lemari es akan bekerja keras untuk mengembalikan suhu ke level suhu normalnya.
Yang tak kalah boros energi adalah fitur-fitur atau fungsi-fungsi yang dimiliki oleh lemari es yang canggih. Dan kalau tak digunakan sebagaimana mestinya, fungsi-fungsi itu hanya akan menjadi pemborosan listrik saja. Maka, kalau sudah terlanjur punya lemari es dari generasi yang canggih, sebaiknya fungsi-fungsinya itu tidak usah diaktifkan kalau memang tak diperlukan.

4. Kalau Anda dan keluarga akan bepergian meninggalkan rumah dalam waktu yang cukup lama, sehingga lemari es praktis tidak digunakan, maka sebaiknya dimatikan saja – dengan terlebih dahulu mengeluarkan isinya tentunya, supaya tidak membusuk di dalam lemari es. Supaya bagian dalam lemari es tidak lembab dan berbau, karena dimatikan untuk beberapa waktu itu, maka pintu lemari es sebaiknya jangan dirapatkan – buka sedikit, agar udara bisa masuk dan keluar. Perawatan adalah mutlak perlu. Terutama dalam menjaga kebersihannya. Jadwalkan pembersihan bagian dalam lemari es, dan juga bagian-bagian lemari es yang lainnya, agar saluran pembuangan dan udara tidak tersumbat oleh kotoran, yang bisa mengakibatkan sistem pendinginan jadi bekerja lebih keras dari normalnya bila kondisinya bersih.

5. Jika lemari es Anda adalah produk lama, yang penggunaannya daya listriknya besar, sebaiknya gantilah dengan yang lebih baru, yang penggunaan daya listriknya lebih hemat. Sebab kalau dihitung-hitung dalam jangka setahun, bisa jadi selisih biaya penggunaan listrik lemari es model lama dengan model yang baru, bisa sebanding dengan harga lemari es yang baru. Jadi, daripada mempertahankan lemari es model lama, tapi harus membayar biaya listriknya mahal, lebih baik membeli yang baru yang biaya listrik bulanannya lebih rendah.

Di atas segalanya adalah, dengan berhemat listrik berarti kita juga menghemat sumber daya alam dari bumi kita. Karena sampai saat ini, listrik masih dihasilkan dengan menguras sumber daya alam. Jadi, mari sisakan sumber daya alam buat anak cucu kita.

Senin, 08 Desember 2014

Tips Membuat Lemari Es Hemat Listrik

Tips membuat lemari es agar hemat listrik sudah banyak yang membahas. Namun untuk melengkapi aneka tips hemat listrik di blog ini, tidak ada salahnya jika Alamendah’s Blog ikut membagikan cara menghemat listrik pada lemari es.
Lemari es sudah menjadi salah satu perangkat elektronik yang hampir ada di setiap rumah tangga. Padahal, tidak bisa dipungkiri, lemari es merupakan salah satu perangkat rumah tangga yang boros energi. Dengan waktu operasional 24 jam sehari dan 7 hari seminggu lemari es mengonsumsi energi listrik yang sangat besar. Meski saat ini mulai banyak produk lemari es yang lebih irit listrik.
Padahal listrik di Indonesia termasuk negera yang miskin listrik. Pemadaman bergilir yang acap terjadi membuktikan bahwa Indonesia kekurangan listrik. Indonesia juga masih menggantungkan energinya (termasuk listrik) pada sumber-sumber konvensional. 80 persen lebih sumber energi di Indonesia masih menggunakan sumber energi nonterbarukan, yakni berupa energi berbahan fosil yang tidak ramah lingkungan. Semakin banyak menggunakan energi berbahan fosil berarti semakin meningkatkan pencemaran dan pemanasan global. Jadi hemat listrik, salah satunya berhemat dengan menggunakan lemari es adalah sebuah langkah bijak.

Cara Hemat Listrik dengan Lemari Es

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dipraktekkan dalam mengurangi konsumsi listrik yang diakibatkan oleh penggunaan lemari es.
  1. Tempatkan lemari es di tempat yang sejuk, tidak terkena sinar langsung matahari, dan jauhkan dari sumber panas lainnya, seperti kompor atau microwave. Di samping itu, beri jarak sekitar 15 cm dari dinding untuk memberi ruang agar udara panas bisa keluar.
  2. Jangan terlalu sering membuka dan menutup pintu lemari es dan terlalu lama membuka pintu lemari es.  Setiap pintu lemari es terbuka 30 detik, membutuhkan hingga 30 menit untuk mengembalikan suhu dalam lemari es seperti semua. Proses ini tentunya membutuhkan konsumsi listrik yang sangat besar.
  3. Jangan mengatur suhu dalam lemari es terlalu dingin. Idealnya adalah 2-4 derajat C untuk lemari pendingin dan -15 derajat Celcius untuk freezer. Semakin dingin settingtemperatur kulkas, membuat kinerja kompresor semakin lama sehingga konsumsi listrik pun semakin besar.
  4. Jangan memasukkan makanan atau minuman panas dalam kulkas. Makanan panas akan meningkatkan suku dalam lemari es sehingga membutuhkan waktu untuk mengembalikan ke suhu semula.
  5. Isi lemari es sesuai dengan kapasitas. Isi yang melebihi kapasitas akan membuat sirkulasi udara dalam kulkas terganggu sehingga memperberat kinerja lemari es dan konsumsi listrik meningkat.
  6. Rawat lemari es dan pastikan komponennya berfungsi dengan normal. Termasuk padaseal atau karet pada pinggiran kulkas, ganti jika longgar. Seal yang tidak rapat membuat udara dingin terbuang keluar.
  7. Jangan biarkan lemari es kosong. Saat kosong, lemari es membutuhkan daya listrik yang lebih besar, sehingga maksimalkan lemari es, namun tak perlu berlebihan.
  8. Matikan kulkas jika meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Untuk menghindari jamur dan bau tidak sedap, buka pintu lemari es.
  9. Jika menggunakan lemari es produk lama yang boros energi, ganti dengan model baru yang lebih hemat energi. Biaya penggantian lemari es baru akan sebanding dengan penghematan konsumsi listrik.
Itulah beberapa tips yang bisa dipraktekkan untuk membuat lemari es menjadi lebih hemat energi. Dengan berkurangnya konsumsi listrik berarti ikut membantu mengurangi beban PLN (sebagai penyedia listrik di Indonesia), meminimalisir dampak pemanasan global, dan tentunya menghemat anggaran tagihan listrik.

Senin, 24 November 2014

SEJARAH MESIN CUCI

Prototipe mesin cuci sudah ada sejak 1848. Hanya saja kala itu masih dioperasikan menggunakan tenaga manusia untuk memutar pedalnya. Pengembangan berikutnya dilakukan James King pada 1851 dan Hamilton Smith pada 1858. Prototipe mesin cuci bertenaga elektrik diperkenalkan dan dipatenkan oleh John Alva Fisher, seorang insinyur asal Amerika Serikat. Mesin cuci tersebut masih menggunakan pedal yang terbuat dari kayu yang bergerak secara elektrik sebagai pemutar empat roda penggilas pakaian.



Kini kemajuan teknologi maju pesat, sehingga saat ini mesin cuci banyak ragamnya, mulai dari mesin cuci Twin Tube, Top Loading dan Front Loading. Berikut ini adalah macam-macam mesin cuci:


1. Mesin Cuci Twin Tube


Mesin cuci ini sangat mudah ditemui karena paling terjangkau harganya. Penggunaan mesin cuci ini jika dilakukan sesuai dengan buku panduan dan penggunaan deterjen yang sesuai takaran, bisa menghemat pengeluaran. Mesin pengeringnya mampu mengurangi kadar air hingga 80%.









2. Mesin Cuci Top Loading


Mesin cuci satu tabung dengan bukaan di atas ini menjadi favorit kalangan menengah atas. Harganya pun relative terjangkau. Mesin cuci ini termasuk jenis mesin cuci otomatis dimana mulai dari mencuci, membilas, bahkan mengeringkan hanya pada satu tabung dan satu tombol.











3. Mesin Cuci Front Loading


Mesin cuci ini boleh jadi menjadi dambaan ibu rumah tangga. Biasa digunakan oleh kalangan kelas atas, membeli mesin cuci ini memang memerlukan investasi yang tidak sedikit. Maklum saja cara kerjanya dinilai paling baik dan menghasilkan kebersihan cucian yang optimal. Penggunaan airnya pun jauh lebih hemat, begitu juga dengan takaran detergennya.









http://www.haier.com/id/products/washing_machine/

Selasa, 18 November 2014

13 Cara Mudah Merawat Pakaian Agar Tahan Lama

Pakaian merupakan kebutuhan pokok semua orang. Selain berfungsi untuk melindungi tubuh, pakaian juga sebagai fashion statement dan bentuk ekspresi diri. Walaupun hampir semua wanita gemar mengoleksi pakaian, namun tidak semuanya mengerti cara perawatan pakaian yang benar sehingga pakaian seringkali cepat rusak atau warnanya memudar. 

Merawat pakaian memang perlu kecermatan tersendiri, tapi bukan berarti sulit dilakukan. Berikut ini 13 cara mudah untuk merawat pakaian agar tahan lama, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Jangan Terlalu Sering Dicuci 
Terlalu sering mencuci pakaian dengan maksud menjaga kebersihan justru akan merusak serat pakaian dan melunturkan warna asli pakaian. Jika pakaian yang telah dikenakan belum terlalu kotor atau bau, sebaiknya tidak perlu dicuci, terutama jeans atau pakaian berbahan tebal lainnya. Untuk membunuh kuman, jemurlah sekitar 2-3 jam di bawah sinar matahari.

2. Pisahkan Pakaian 
Sebelum mencuci, pastikan Anda memisahkan dahulu pakaian kotor sesuai dengan warnanya karena beberapa pakaian dapat luntur (terutama warna gelap). Cara terbaik untuk mencuci pakaian adalah mendahulan yang berwarna putih, lalu pakaian berwarna terang yang sejenis, dan terakhir barulah cuci pakaian berwarna gelap. Di samping itu, jangan lupa memperhatikan tingkat kelembutan pakaian sebelum Anda mencucinya.

3. Gunakan Air Dingin
Mencuci pakaian dengan air dingin adalah pilihan yang baik karena tidak merusak kain secepat air panas. Selain itu, dengan menggunakan air dingin untuk mencuci pakaian maka Anda juga menghemat energi.

4. Pemutih Ramah Lingkungan
Pemutih pakaian tidak hanya beracun bagi manusia, namun juga berbahaya bagi lingkungan dan membuat ketebalan kain cepat menipis. Sebagai penggantinya, cobalah merendam pakaian dalam air panas yang dicampur dengan baking soda.

5. Hindari Kerusakan Saat Mencuci 
Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan saat mencuci pakaian menggunakan mesin cuci. Pastikan menutup rapat retsleting celana atau jaket agar tidak rusak saat mesin beroperasi. Jika Anda mencuci bra yang diletakkan dalam kantung jala, jangan lupa untuk mengaitkannya terlebih dahulu agar tidak menyangkut di pakaian lain.

6. Merawat Pakaian Berbahan Lembut 
Ada beberapa jenis pakaian yang sangat lembut sehingga tidak boleh dicuci menggunakan mesin cuci, salah satunya pakaian dalam yang harus dicuci menggunakan tangan. Namun jika terpaksa harus mencucinya menggunakan mesin cuci, masukkan dalam kantung jala ataupun stocking yang sudah tidak terpakai untuk memisahkan dari pakaian lainnya.

7. Sebisa Mungkin Keringkan Secara Alami
Panas yang dihasilkan pengering pakaian dapat merusak pakaian jika Anda menggunakannya pada pakaian yang masih basah. Maka dari itu sebisa mungkin keringkanlah pakaian secara alami dengan menjemurnya di bawah sinar matahari.

8. Gantung Pakaian Seperlunya
Pastikan Anda menggantung pakaian yang seharusnya digantung dan melipat pakaian yang seharusnya dilipat. Menggantung semua pakaian hanya akan membuat pakaian Anda menjadi cacat dan kusut serta membuat lemari Anda terlihat sempit.

9. Simpan Pakaian Dengan Baik
Saat berganti musim dan ingin menyimpan pakaian lama Anda, gunakanlah kotak penyimpanan yang melindungi pakaian dari ngengat, debu, kotoran, dan hal lainnya yang dapat merusak pakaian Anda. Letakkan kotak penyimpanan di tempat yang sejuk untuk menghindari jamur dan perubahan warna. Anda juga bisa menambahkan pengharum pakaian agar pakaian tetap berbau sedap selama disimpan di dalam kotak.

10. Gunakan Pakaian Sesuai Fungsi 
Sesuaikan pakaian dengan kegiatan yang akan Anda lakukan untuk menghindarinya dari kerusakan. Kenakan pakaian formal dan rapi untuk bekerja atau pergi dengan teman-teman. Sedangkan saat akan melakukan aktivitas luar ruangan yang aktif, kenakanlah pakaian yang tidak Anda pedulikan jika menjadi kotor atau robek.

11. Perbaiki Secepatnya 
Jangan menunggu terlalu lama sampai akhirnya kerusakan yang ada di pakaian membuatnya tidak bisa digunakan lagi. Perbaiki secepatnya jika ada kerusakan kecil pada pakaian Anda seperti kancing yang hilang, robekan kecil, ataupun ritsleting yang rusak.

12. Hati-hati dengan Benda di Sekeliling
Berhati-hatilah pada kuku tajam, sudut meja, ataupun permukaan kasar yang dapat merusak pakaian Anda. Selain itu, unsur kimia seperti parfum, hairspray, deodorant, ataupun keringat juga dapat menyebabkan perubahan warna pakaian.

13. Periksa Petunjuk Perawatan 
Peraturan dasar untuk membuat pakaian lebih tahan lama adalah memeriksa petunjuk perawatan sebelum mencucinya. Bahan kain yang berbeda-beda memiliki kebutuhan masing-masing dalam perawatannya maka itu pastikanlah membaca terlebih dahulu label petunjuk perawatan yang umumnya ada di semua pakaian.

Jumat, 14 November 2014

Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci Top Loading

Ini adalah istilah salah kaprah yang terlanjur populer dinegeri kita ini. Kalau diartikan sebenarnya twin tub juga termasuk jenis top loading, hanya karena pada mesin cuci ini memiliki satu buah tabung saja maka untuk membedakannya diberi nama top loading (kenapa namanya kok nggak singgle tube saja ya?).
Top Loading Haier
Konsep dasar dari mesin cuci jenis top loading ini adalah menggabungkan tabung cuci/bilas dan tabung pengering pada mesin cuci twin tube menjadi satu, sehingga tidak perlu memindahkan cucian dari tabung cuci/bilas ketabung pengering dan sebaliknya. Dengan demikian pada mesin cuci jenis ini tabungnya hanya ada satu yang bentuk pisiknya seperti tabung pengering pada mesin cuci jenis twin tube yaitu tabung yang berlubang-lubang namun permukaannya tidak rata karena terdapat tonjolan dibeberapa tempat, dan dimensinya juga lebih besar karena semua proses mulai pencucian, pembilasan dan pengeringan akan berlangsung didalam tabung ini. Bahan tabung umumnya stainless steel dan sama seperti pada mesin cuci jenis twin tube pada bagian dalam bawah tabung terdapat pulsator, dimana tabung dan pulsator ini digerakkan oleh satu motor listrik.

  • Masukkan cucian kedalam mesin cuci.
  • Isi deterjen dan softener, sesuai dengan kebutuhan.
  • Masukkan stop kontak aliran listrik dan buka kran air.
  • Pilih program pencucian.
  • Tekan knob start agar mesin cuci memulai proses kerja.
  • Harga dari mesin cuci jenis ini lebih mahal dibandingkan dengan jenis twin tube.
  • Seluruh proses pencucian diatur secara otomatis oleh mesin cuci, tidak memerlukan campur tangan manusia lagi kecuali menjemur, sehingga bisa ditinggal mengerjakan pekerjaan lain.


Sama seperti pada mesin cuci jenis twin tube, proses pencucian atau pembilasan terjadi karena pada waktu pulsator diputar oleh motor listrik maka akan mengakibatkan terjadinya pusaran air yang mampu membawa seluruh cucian perputar bersama air didalam tabung tersebut. Bahkan pada mesin cuci jenis top loading ini tabungnya juga berputar dengan arah putaran yang berlawanan dengan arah putaran dari pulsator yang katanya ini dapat meningkatkan efektifitas pencucian.
Begitu juga proses pengeringan terjadi setelah air deterjen/air bilas dibuang maka tabung pengering yang berisi cucian diputar oleh motor listrik dengan kecepatan tingggi (bisa mencapai 1.200 rpm) akan menyebabkan timbulnya gaya sentrifugal yang mampu menekan cucian pada dinding tabung pengering dan melemparkan air pada cucian tersebut keluar melalui lubang-lubang yang terdapat pada tabung pengering tersebut.
Panel kontrol pada mesin cuci top loading berbeda sekali dengan panel kontrol pada mesin cuci twin tube. Semua proses keja kerja mulai pengaliran air, pemberian deterjen, pencucian, pembuangan air bekas cucian, pengeringan awal, pengaliran air bilas, pembilasan, penggunaan pelembut dan pengeringan akhir semuanya diatur secara otomatis oleh mesin cuci baik secara semi komputerize maupun full computerize. Pada awalnya filosfi dari perubahan panel kontrol mesin cuci twin tube ke mesin cuci top loading adalah menggabungkan knob-knob pada panel kontrol mesin cuci twin tube menjadi satu alat, sehingga sebelum dioperasikan kita perlu mengatur waktu pencucian, waktu pengeringan awal, waktu pembilasan dan waktu pengeringan akhir. Namun pada mesin cuci top loading yang lebih modern hal itu sudah ditiadakan dan diganti dengan pilihan proses pencucian sesuai dengan bahan dari pakaian/cucian yang akan dicuci atau tingkat kerja proses pencucian mulai ringan, sedang, normal, berat dan sangat berat.
Dengan demikian cara menggunakan mesin cuci ini menjadi sangat mudah dan simple sekali yaitu :


Dan …… sudah, tinggalkan mesin cuci karena semua proses pencucian akan berlangsung tanpa memerlukan campur tangan kita, sampai nanti kalau proses pencucian selesai kita tinggal mengambil cucian untuk dijemur. Namun pada waktu proses pencucian selesai pintu mesin cuci tidak bisa langsung dibuka, harus ditunggu beberapa menit dulu baru bisa dibuka (sekitar 2 sampai 3 menit).
Kekurangan dari mesin cuci jenis top loading adalah :
  • Seperti pada mesin cuci twin tube, proses pencucian dan pembilasan terjadi dengan memusarkan cucian didalam air, sehingga pada pakaian dengan bahan tertentu bisa berubah bentuk. Misalnya baju kaus dengan bahan katun lengannya menjadi lebar atau sering kancing baju menjadi lepas.
  • Apabila proses pencucian sudah dimulai tidak bisa menambahkan cucian karena pintu mesin cuci tidak dapat dibuka.
Kelebihan dari mesin cuci jenis top loading adalah :
  • Bisa melakukan perendaman dan pencucian pendahuluan pada bagian-bagian pakaian yang kotor sekali seperti leher, ketiak dan ujung lengan baju, pantat dan ujung kaki celana dsb. baru yang lainnya serahkan pada mesin cuci, sebelum mesin cuci di”on”kan dan “start”.